<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Manajemen IQRA Web Blog</title>
	<atom:link href="http://manajemeniqra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manajemeniqra.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2009 11:06:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='manajemeniqra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Manajemen IQRA Web Blog</title>
		<link>http://manajemeniqra.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://manajemeniqra.wordpress.com/osd.xml" title="Manajemen IQRA Web Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://manajemeniqra.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menggugat Budaya Valentine Day</title>
		<link>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/12/menggugat-budaya-valentine-day/</link>
		<comments>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/12/menggugat-budaya-valentine-day/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 13:02:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manajemeniqra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin Jumat]]></category>
		<category><![CDATA[budaya valentine]]></category>
		<category><![CDATA[makna valentine]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah valentine]]></category>
		<category><![CDATA[valentine day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manajemeniqra.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[“Menggugat Budaya Valentine Day”   “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqarah : 120)   Valentine Day seolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=47&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Menggugat Budaya Valentine Day”</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong></strong><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-weight:normal;font-size:13pt;color:blue;">“<em>Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. </em></span><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">(QS. Al-Baqarah : 120)</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em></em></span><span style="font-weight:normal;font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Valentine Day seolah telah menjadi tradisi kaula muda yang sudah biasa dan lazim setiap tahunnya di seluruh dunia tanpa memandang latar belakang agama, baik Islam, Budha, Hindu, Kristen, dll. Namun tahukah Anda ada apa dibalik perayaan Valentine Day?</span></span></p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Definisi Valentine Day</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ensiklopedia Amerika (volume XIII/hal. 464) menyatakan, </span><span style="font-family:Times New Roman;"><em>&#8220;Tanggal 14 Februari adalah hari perayaan modern yang berasal dari dihukum matinya seorang pahlawan kristen yaitu Santo Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M</em>&#8220;.<strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ensiklopedia Amerika (volume XXVII/hal. 860) menyebutkan, &#8220;</span><em><span style="font-family:Times New Roman;">Yaitu  sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah, yaitu hari dimana Santo Valentine mengalami martir (seorang yang mati sebagai pahlawan karena mempertahankan kepercayaan / keyakinan)&#8221;.<strong></strong></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><em><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:13pt;">Ensiklopedia Britania (volume XIII/hal. 949), <em>“Valentine yang disebutkan itu adalah seorang utusan dari </em></span><em><span style="font-size:13pt;">Rhaetia</span></em><em><span style="font-size:13pt;"> dan dimuliakan di </span></em><em><span style="font-size:13pt;">Passau</span></em><em><span style="font-size:13pt;"> sebagai uskup pertama&#8221;.<strong></strong></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sejarah Singkat Valentine Day</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Konon kabarnya, sejak abad ke-4 SM, telah ada perayaan hari kasih<br />
sayang. Namun perayaan tersebut tidak dinamakan sebagai Valentine Day.<br />
Perayaan itu tidak memiliki hubungan sama sekali dangan Valentine Day, akan tetapi untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus.<br />
Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja.<br />
Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggallah seorang pendeta kristen yang bernama Valentine. Semasa hidupnya, selain sebagai pendeta ia juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan, baik hati dan memiliki jiwa patriotisme yang mampu membangkitkan semangat berjuang. Dengan sifat-sifatnya tersebut, ia mampu membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap penderitaan yang mereka rasakan, karena kezhaliman sang Kaisar. Kaisar ini sangat membenci orang-orang Nasrani dan mengejar pengikut ajaran nabi Isa. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:13pt;">Pendeta Valentine ini dibunuh karena melanggar peraturan yang dibuat<br />
oleh sang Kaisar, yaitu melarang para pemuda untuk menikah, karena pemuda lajang dapat dijadikan tentara yang lebih baik daripada tentara yang telah menikah. Valentine sebagai pendeta, sedih melihat pemuda yang mabuk </span><span style="font-size:13pt;">asmara</span><span style="font-size:13pt;">. Akhirnya dengan penuh keberanian, ia melanggar perintah sang Kaisar. Dengan diam-diam ia menikahkan sepasang anak muda. Pendeta Valentine berusaha menolong pasangan yang sedang jatuh cinta dan ingin membentuk keluarga. Pasangan yang ingin menikah lalu diberkati di tempat yang tersembunyi. Namun rupanya, sang Kaisar mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pendeta tersebut, dan kaisar sangat tersinggung hingga sang Pendeta diberi hukuman penggal oleh Kaisar Romawi yang bergelar Cladius II. Sejak kematian Valentine, kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya. Kakek dan nenek mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan !! </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimpin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, Lupercus. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu Santo Valentine. Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan &#8220;Valentine Day&#8221;. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sesuai perkembangannya, Hari Kasih Sayang tersebut menjadi semacam rutinitas ritual bagi kaum gereja untuk dirayakan. Biar tidak kelihatan formal, mereka membungkusnya dengan hiburan atau pesta-pesta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong></strong> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hukum Islam tentang Perayaan Valentine Days</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam Islam memang disyari’atkan berkasih sayang kepada sesama muslim, namun semuanya berada dalam batas-batas dan ketentuan Allah <em>Ta’ala</em>. Betapa banyak kita dapatkan para pemuda dan pemudi dari kalangan kaum muslim yang masih awam tentang permasalahan ini. Lebih parahnya lagi, justru ada sebagian orang yang tidak mau peduli dan hanya menuruti hawa nafsunya. Padahal perayaan <span>Hari Kasih Sayang</span> (Valentine Day) haram dari beberapa segi berikut ini :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>1.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">Tasyabbuh dengan Orang-orang Kafir</span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hari raya seperti Valentine Day merupakan ciri khas, dan <em>manhaj</em> (metode) orang-orang kafir yang harus dijauhi. Seorang muslim tak boleh menyerupai mereka dalam merayakan hari itu.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:13pt;">Sehubungan dengan hal ini, <strong>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Ad-Dimasyqiy</strong></span><em><span style="font-size:13pt;"> </span></em><span style="font-size:13pt;">rahimahullah</span><span style="font-size:13pt;"> berkata, <em>“Tak ada bedanya antara mengikuti mereka dalam hari raya, dan mengikuti mereka dalam seluruh manhaj (metode beragama), karena mencocoki mereka dalam seluruh hari raya berarti mencocoki mereka dalam kekufuran. Mencocoki mereka dalam sebagaian hari raya berarti mencocoki mereka dalam sebagian cabang-cabang kekufuran. Bahkan hari raya adalah ciri khas yang paling khusus di antara syariat-syariat (agama-agama), dan syiar yang paling nampak baginya. Maka mencocoki mereka dalam hari raya berarti mencocoki mereka dalam syariat kekufuran yang paling khusus, dan syiar yang paling nampak. Tak ragu lagi bahwa mencocoki mereka dalam hal ini terkadang berakhir kepada kekufuran secara global”</em>. </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ikut merayakan Valentine<strong> </strong><span>Day</span> termasuk bentuk <em>tasyabbuh</em> (penyerupaan) dengan orang-orang kafir. Rasululllah <span>saw</span> bersabda :</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum tersebut”. </span></em><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;">(HR. Abu Daud dan Ahmad)</span></strong><strong></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Namun disayangkan, sebagian kaum muslimin berlomba-lomba dan berbangga dengan perayaan Valentine<span> Day</span>. Di hari itu, mereka saling berbagi hadiah, mulai dari coklat, bunga hingga lebih dari itu kepada pasangannya masing-masing. Padahal perayaan seperti ini tak boleh dirayakan. Kita sebagai muslim hanya punya dua hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu, terlarang!</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;">Pengantar Menuju Maksiat dan Zina</span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Acara Valentine Day mengantarkan seseorang kepada bentuk maksiat dan yang paling besarnya adalah bentuk perzinaan. Bukankah momen seperti ini (<span>Valentine Day</span>) digunakan untuk <span>meluapkan perasaan cinta kepada sang kekasih</span>, baik dengan cara memberikan hadiah, menghabiskan waktu hanya berdua saja atau bahkan terkadang sampai kepada jenjang perzinaan.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Allah <span>swt</span> dalam firman-Nya melarang zina dan pengantarnya (seperti, pacaran, berduaan, berpegangan, berpandangan, dan lainnya),</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.</span></em><span style="font-size:13pt;color:blue;"> <strong>(QS. <span>Al-Isra’</span> : 32)</strong></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Rasulullah <span>saw</span> bersabda :</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Jangan sekali-sekali salah seorang kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali bersama mahramnya” </span></em></span><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;">(HR. Bukhari dan Muslim)</span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”. </span></em><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;">(HR. Ath-Thabrani)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;">Menciptakan Hari Rari Raya</span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Merayakan <span>Valentine Day</span> berarti menjadikan hari itu sebagai hari raya. <span>Padahal seseorang dalam menetapkan suatu hari sebagai hari raya, ia membutuhkan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.</span> Karena menetapkan hari raya yang tidak ada dalilnya merupakan perkara baru yang tercela. Rasulullah <span>saw<em> </em></span>bersabda :</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Siapa saja yang mengada-adakan dalam urusan (agama) kami sesuatu yang tidak ada di dalamnya, maka itu tertolak”</span></em><span style="font-size:13pt;"> <strong><span style="color:blue;">(HR. Bukhari dan Muslim)</span></strong></span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka amalan tersebut tertolak”.</span></em><span style="font-size:13pt;color:blue;"> <strong>(HR. Muslim)</strong></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Allah <span>swt</span> telah menyempurnakan agama Islam. Segala perkara telah diatur, dan disyariatkan oleh Allah. Jadi tidak ada sesuatu yang yang baik, kecuali telah dijelaskan oleh Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Demikian pula, tidak ada sesuatu yang buruk, kecuali telah diterangkan dalam Islam. Inilah kesempurnaan Islam yang dinyatakan dalam firman-Nya :</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”.</span></em><span style="font-size:13pt;color:blue;"> <strong>(QS.Al-Maidah :3)</strong></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di dalam agama kita yang sempurna ini, hanya tercatat dua hari raya, yaitu: Idul Fitri dan Idul Adha. Karenanya, Nabi <span>saw</span> mengingkari dua hari raya yang pernah dilakukan oleh orang-orang Madinah. Nabi <span>saw</span> bersabda kepada para sahabat Anshar :</span></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;">“Saya datang kepada kalian, sedang kalian memiliki dua hari, kalian bermain di dalamnya pada masa jahiliyyah.<span> Allah sungguh telah menggantikannya dengan hari yang lebih baik</span> darinya, yaitu: hari Nahr (baca: idul Adh-ha), dan hari fithr (baca: idul fitri)”.</span></em><span style="font-size:13pt;color:blue;"> <strong>(HR. Abu Daud)</strong></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;">Syaikh Amer bin Abdul Mun’im Salim</span></strong><em><span style="font-size:13pt;"> </span></em><span style="font-size:13pt;">berkata saat mengomentari hadits ini, <em>“Jadi, Nabi saw melarang mereka dalam bentuk pengharaman dari perayaan-perayaan jahiliyyah yang dikenal di sisi mereka sebelum datangnya Islam, dan beliau menetapkan bagi mereka dua hari raya yang sya’i, yaitu hari raya Idul Fithri, dan hari raya Idul Adha. Beliau juga menjelaskan kepada mereka keutamaan dua hari raya ini dibandingkan peryaan-perayaan lain yang terdahulu“.</em></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sungguh sebuah perkara yang sangat menyedihkan, namun sayangnya justru perayaan ini sudah menjadi hari yang dinanti-nanti oleh sebagian kaum muslim terutama oleh kawula muda. </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Padahal jika saja mereka mengetahui rahasia sebenarnya dibalik perayaan Valentine<span> Day</span> ini, yang ditujukan untuk memperingati kematian orang kafir (yaitu Santo Valentine), <strong>masihkah mereka akan tetap merayakan Valentine Day?!</strong> Lalu bagaimana dengan Anda wahai para orang tua? Setelah Anda mengetahui seluk beluk tentang Valentine Day ini, masih tetapkah Anda membiarkan putra-putri Anda merayakannya? Semuanya berpulang kepada pribadi Anda masing-masing.***</span></span></p>
<div><span style="font-size:13pt;"></span></div>
<p><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;">Daftar Pustaka:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;"><a href="http://salafiindo.wordpress.com/2008/02/08/perayaan-valentine-days-dalam-sorotan/">http://salafiindo.wordpress.com/2008/02/08/perayaan-valentine-days-dalam-sorotan/</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;"><a href="http://alrasikh.wordpress.com/2007/02/10/valentines-day-jalan-penghancuran-islam-bukan-hari-kasih-sayang/">http://alrasikh.wordpress.com/2007/02/10/valentines-day-jalan-penghancuran-islam-bukan-hari-kasih-sayang/</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;"><a href="http://pajagalan.blogspot.com/2008/02/valentines-day-budaya-kafir.html">http://pajagalan.blogspot.com/2008/02/valentines-day-budaya-kafir.html</a> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;"><a href="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=149">http://www.ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=149</a> </span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manajemeniqra.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manajemeniqra.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=47&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/12/menggugat-budaya-valentine-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/178d791e41ac514fe604274dd09cc00b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">manajemeniqra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Sholat Untuk Wilayah Manokwari dan Sekitarnya</title>
		<link>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/09/jadwal-sholat-untuk-wilayah-manokwari-dan-sekitarnya/</link>
		<comments>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/09/jadwal-sholat-untuk-wilayah-manokwari-dan-sekitarnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 07:05:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manajemeniqra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manajemeniqra.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini kami berikan jadwal sholat untuk Bulan Februari 2009, khusus untuk wilayah Manokwari dan sekitarnya. Anda bisa download disini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=37&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini kami berikan jadwal sholat untuk Bulan Februari 2009, khusus untuk wilayah Manokwari dan sekitarnya.</p>
<p>Anda bisa download <a title="jadwal sholat" href="http://http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/09/jadwal-sholat-untuk-wilayah-manokwari-dan-sekitarnya/jadwal-shalat-februari-2009/" target="_blank">disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manajemeniqra.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manajemeniqra.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=37&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/09/jadwal-sholat-untuk-wilayah-manokwari-dan-sekitarnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/178d791e41ac514fe604274dd09cc00b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">manajemeniqra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Falsafah IQRA Untuk Kebangkitan Negeriku</title>
		<link>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/07/falsafah-iqra-untuk-kebangkitan-negeriku/</link>
		<comments>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/07/falsafah-iqra-untuk-kebangkitan-negeriku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 16:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manajemeniqra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Islami]]></category>
		<category><![CDATA[benua atlantis]]></category>
		<category><![CDATA[falsafah]]></category>
		<category><![CDATA[heart]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[iqra]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan negeri]]></category>
		<category><![CDATA[mind]]></category>
		<category><![CDATA[niat]]></category>
		<category><![CDATA[pasrah]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[positive feeling]]></category>
		<category><![CDATA[positive meaning]]></category>
		<category><![CDATA[positive thinking]]></category>
		<category><![CDATA[quantum]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[soul]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>
		<category><![CDATA[the law of attraction]]></category>
		<category><![CDATA[the secret]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manajemeniqra.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Falsafah IQRA Untuk Kebangkitan Negeriku (Sebuah Pesan Kebangkitan Untuk Rakyat dan Pemimpin Negeriku)     IQRA (bacalah) dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari alaq. IQRA (bacalah) dan Tuhanmulah yang Maha Akram. Yang mengajar dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-Alaq: 1-5)   IQRA yang seringkali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=21&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Falsafah IQRA Untuk Kebangkitan Negeriku</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">(Sebuah Pesan Kebangkitan Untuk Rakyat dan Pemimpin Negeriku)</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:red;" lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">IQRA (bacalah) dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari alaq. IQRA (bacalah) dan Tuhanmulah yang Maha Akram. Yang mengajar dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. <strong>(QS. Al-Alaq: 1-5)</strong></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">yang seringkali diterjemahkan bebas dengan arti <em>“bacalah” </em>merupakan kalimat perintah yang pertama kali diterima ketika Nabi Muhammad saw menerima wahyu yang pertama di Gua Hira.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebagian besar diantara kita mungkin menganggap bahwa perintah “<em>IQRA” </em>ini merupakan perintah Allah yang biasa sebagaimana halnya kita menganggap perintah-perintah Allah yang lainnya, seperti: shalat, puasa, zakat, infaq, haji dan sebagainya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Namun, sesungguhnya, jika saja kita mau bertafakur sejenak untuk mau memikirkan dan merenungkan apa hikmah diturunkannya perintah ini, pastilah kita akan sedikit kaget dan terheran bahwa dibalik perintah <em>“ÍQRA” </em>yang terlihat biasa ini ternyata terdapat sebuah skenario besar yang Allah persiapkan kepada Nabi Muhammad dan juga kepada seluruh umatnya untuk menjadi rahmat bagi alam semesta (<em>rahmatan lil alamin</em>).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Padanya terdapat sebuah kunci pembuka yang mampu membangunkan raksasa tidur yang terdapat pada diri setiap manusia, sebuah kunci yang mampu melepaskan semua simpul-simpul yang membelenggu di setiap sudut dimensi kehidupan manusia, sebuah kunci yang mampu membawa manusia menemukan potensi dan jatidirinya, sebuah kunci yang akan membawa perubahan besar dalam kehidupan, sebuah kunci yang menjadi sokoguru kebangkitan ummat, kebangkitan bangsa dan kebangkitan negeri.</span></span></p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya &#8230; kunci itu laksana sebuah berlian yang harus dibayar dengan harga yang sangat mahal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Kunci yang hanya dapat kita temukan keberadaannya di dalam sebuah perintah, di dalam sebuah kalimat dan di dalam sebuah kata, yaitu <em>“IQRA”.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ada apa dengan <em>“IQRA”</em>?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Benarkah kata tersebut sedemikian dahsyatnya? Benarkah kata tersebut sedemikian hebatnya? Dan benarkah kata tersebut sedemikian luarbiasanya hingga ia dikatakan sebagai sebuah kunci pembuka perbendaharaan langit dan bumi, sebuah kunci pembuka perbendaharaan dunia dan akhirat?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika memang benar adanya, lantas rahasia apakah yang sebenarnya tersimpan di balik kata <em>“IQRA” </em>tersebut?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saudara &#8230; mari kita kaji bersama-sama. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Anggaplah ini sebuah pembelajaran buat diri saya dan juga pembelajaran buat kita semua sebagai saudara seiman dan sekeyakinan bahwa inilah saat yang tepat untuk kita bersama-sama menyuarakan slogan <em>“It’s time for us to back to Quran”.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya &#8230; inilah saatnya untuk kembali kepada Al-Quran.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saudara, mari sejenak kita tengok ke belakang untuk melihat sejarah di masa-masa awal berkembangnya Islam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah <em>“IQRA” </em>berhasil membawa Islam menjadi sebuah kekuatan penggerak utama dibalik terjadinya revolusi ilmu pengetahuan sains modern?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah <em>“IQRA” </em>berhasil menjadikan ilmuwan-ilmuwan Islam memainkan peranannya di awal-awal kemunculan Abad Pencerahan di Eropa?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lantas, jika sedemikian hebatnya pengaruh <em>“IQRA” </em>terhadap kebangkitan Islam di zaman itu, lalu mengapa kita bangsa Indonesia (sekali lagi saya ulangi kita bangsa Indonesia) yang nota bene 70 persen penduduknya beragama Islam, yang nota bene merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, seakan-akan terus dibayang-bayangi oleh gelapnya malam, oleh gelapnya kebodohan, oleh gelapnya keterpurukan, oleh gelapnya kemiskinan, bahkan parahnya lagi oleh gelapnya kejahiliyahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lalu &#8230; kapan terbitnya terang seperti yang dikatakan R.A Kartini?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lalu &#8230; kapan munculnya matahari di bumi pertiwi tercinta ini &#8230; ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Hai bangsaku! Hai negeriku! Sadarlah! Bangunlah dari tidur panjangmu! Masa depan bangsa ini dan masa depan negeri ini tergantung pada apa yang kau perbuat saat ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sadari siapa engkau sebenarnya &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sadari siapa jati dirimu yang sejati &#8230; </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jati diri yang mengatakan bahwa kita bangsa Indonesia adalah bangsa Atlantis yang dahulu pernah memimpin peradaban dunia ini dalam segala aspek dengan sangat gagahnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Tunjukkan bangsaku &#8230; Tunjukkan &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Atau belum sadarkah engkau jika kita ini adalah keturunan bangsa Atlantis?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Oh &#8230; betapa pilunya hati ini &#8230; betapa sedihnya diri ini &#8230; melihat bangsaku lupa akan identitas dirinya, lupa akan jati diri yang sebenarnya &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak apa bangsaku &#8230; Tidak apa &#8230; Sekarang belumlah terlambat &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sekarang &#8230; saatnya kau tahu siapa kita sebenarnya &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:#000099;"><a href="http://www.atlan.org/book/"></a></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:#000099;"><span style="font-family:Times New Roman;"> <a href="http://atlan.org/book"><img class="alignleft" title="Atlantis Indonesia" src="http://atlan.org/images/book/0976955008.thumb.jpg" alt="" width="210" height="308" /></a></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saudaraku &#8230; bangsaku &#8230; coba sekarang engkau lihat gambar di atas&#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Itu adalah gambar sebuah buku yang ditulis oleh seorang Profesor ternama dari Brazil yang menulis bahwa Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya &#8230; menurutnya kita bangsa Indonesia adalah bangsa dari benua Atlantis yang hilang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bagaimana saudara ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Apa sekarang engkau sudah yakin bahwa kita ini adalah keturunan bangsa Atlantis yang kesohor itu?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika engkau sudah yakin &#8230; ayo saudara &#8230; saatnya kita bangkit &#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saatnya kita temukan kembali formula rahasia kita yang hilang, formula rahasia yang membawa bangsa kita dahulu pernah memimpin peradaban dunia ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Mari kita temukan bersama &#8230; </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Mari kita rebut kembali formula itu, kita gali kembali formula itu dari dalam kata <em>“IQRA” </em>&#8230;. sebuah kunci agung yang akan membuka rahasia perbendaharaan langit, bumi dan seisinya, sebuah kunci yang tidak ternilai harganya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya &#8230; <em>IQRA </em>lah &#8230; rahasianya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">yang dimaksud oleh Sang Pencipta Alam Semesta ini ternyata bukanlah <em>IQRA </em>yang diartikan sebatas membaca saja, namun ia merupakan sebuah keterpaduan sistem untuk membaca ayat-ayat Allah, untuk membaca pesan-pesan Ilahi secara utuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA</span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"> yang dimaksud adalah <em>pertama, </em>membaca pesan-pesan Ilahi yang tertulis pada lembaran-lembaran Al-Quran, membaca dengan cara inilah yang disebut sebagai membaca secara <em>qauliyah. Kedua, </em>yakni membaca pesan-pesan Ilahi yang tersebar dan tercipta di alam semesta, membaca dengan cara ini disebut sebagai membaca secara <em>kauniyah. </em>Dan yang <em>terakhir, </em>yakni membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat di dalam diri kita sendiri, sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi yang terkenal,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN">“Man arofa nafsahu faqod arofa robbahu</span></strong><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN">”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN">Barang siapa yang mengenal dirinya, maka niscaya ia akan mengenal siapa Tuhannya. </span></em><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN">(Hadits Nabi Muhammad saw)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Nah, dalam aplikasinya, ketiga metode <em>IQRA </em>tersebut harus benar-benar dilakukan secara menyeluruh, bersama-sama, selaras dan seimbang serta terintegrasi, dimana metode <em>IQRA </em>yang kedua (yakni membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat pada alam semesta) dan metode <em>IQRA </em>yang ketiga (yakni membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat pada diri pribadi setiap manusia) justru dilakukan untuk membuktikan kebenaran terhadap metode <em>IQRA </em>yang pertama (yakni membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat pada Al-Quran). Lihat ayat berikut ini,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap wilayah bumi (dan juga alam semesta) <span> </span>dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar.” <strong>(QS. Fushilat: 53)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">dengan cara membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat di alam, jika dikaji lebih dalam ternyata akan mengungkap rahasia berikut, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Aliif </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>alamin</em>” (alam semesta)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Qaaf </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>qalam</em>” (gejala alam)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>ra’a</em>” (membaca dengan mata)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">(* cat: <em><span style="color:red;">IQRA </span></em><span style="color:red;">terdiri atas huruf <em>Aliif, Qaaf </em>dan <em>Raa</em></span>)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam konteks ini, <em>“IQRA” </em>diartikan bahwa alam semesta merupakan <em>al-qalam </em>(tanda-tanda) yang dianugerahkan Allah untuk dipahami secara visual (dibaca dengan mata) oleh manusia untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar sebuah ilmu pengetahuan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Nah<em>, al-qalam </em>yang dimaksud disini bukanlah “pena”, melainkan “<em>gejala alam</em>” yang terdapat di sekeliling kita, karena pada hakikatnya alam merupakan kamus budaya manusia. Padanya sangat banyak sekali terdapat <em>al-qalam </em>yang mengakibatkan manusia memiliki pengetahuan darinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sedangkan <em>IQRA </em>dengan cara membaca pesan-pesan Ilahi yang terdapat di dalam diri pribadi setiap manusia, jika dikaji lebih dalam ternyata akan mengungkap rahasia berikut, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Aliif </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>aqlu</em>” (pikiran).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Qaaf </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>qalbu</em>” (perasaan).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>ruuh</em>” (jiwa).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Nah, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">dalam konteks ini, <em>“IQRA” </em>diartikan sebagai sebuah realitas quantum manusia yang terdiri dari <em>aqlu </em>(pikiran), <em>qalbu </em>(perasaan) dan <em>ruuh </em>(jiwa).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lalu, apa kaitannya dengan metode <em>IQRA </em>ini dengan skenario kebangkitan umat, skenario kebangkitan bangsa dan skenario kebangkitan negeri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Nah, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">sebelum kita membahas lebih jauh keterkaitan antara falsafah <em>IQRA </em>dengan kebangkitan, mari sejenak kita telaah terlebih dahulu apa itu “Kebangkitan”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saudara, di dalam Al-Quran, penjelasan mengenai “Kebangkitan” dijelaskan dalam ayat berikut ini,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Dan Allah mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami menghalau ke negeri yang mati (tandus), maka Kami hidupkan dengannya bumi setelah matinya. Seperti itulah KEBANGKITAN” <strong>(QS. Faathiir: 9)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Ayat di atas sengaja saya kutip untuk memberikan sebuah pencerahan Quran tentang apa yang dimaksud sebagai “KEBANGKITAN”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bumi yang dimaksud pada ayat tersebut, sebenarnya bisalah diartikan bukan sebagai Bumi yang sebenarnya, namun Bumi sebagai “BUMI MANUSIA”yang sudah tidak memahami pengertian-pengertian yang berkaitan dengan makna dirinya dan melakukan perubahan dari keadaannya semula atas kehendak Allah swt.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Kata <em>Nusyuur </em>yang terdapat di penghujung ayat tersebut, yang sebenarnya tersusun atas huruf-huruf <em>Nun, Syin, Wau </em>dan <em>Raa </em>diterjemahkan sebagai berikut,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Nuun </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= <em>Nuur </em>berarti “cahaya / energi”.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Syin </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= <em>Sulthon </em>berarti “alasan pengetahuan yg berasal dari Kitab/Tulisan”.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Wau </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= <em>Wa </em>yang merupakan kata penghubung “dan” serta</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= <em>Ruuh </em>berarti Jiwa.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Artinya apa?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Artinya KEBANGKITAN yang dimaksud adalah kebangkitan yang sifatnya individual orang per orang yang dimulai dari perubahan Jiwa untuk mau belajar, untuk mau melakukan perubahan yang dinamis dari keadaannya semula melalui pintu ilmu pengetahuan dan pada akhirnya mengalami perubahan yang diinginkan, mengalami pencerahan yang diiringi dengan munculnya sebuah energi baru, energi murni yang akan menjadi <em>booster </em>yang sangat dahsyat untuk menjalani kehidupannya yang baru. Dan kemudian pada akhirnya Kebangkitan ini menjadi kebangkitan dalam skala yang lebih luas sebagai suatu Kesadaran Berjamaah / Kesadaran Kolektif, dimana tanda dimulainya kebangkitan ini adalah turunnya hujan setelah Allah mengirimkan angin, awan, dan menghidupkan bumi tersebut secara fisik setelah lama kekeringan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Nah, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">hujan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Pengetahuan Ilahi yang berasal langsung dari-Nya akibat melakukan proses <em>IQRA </em>yang seutuhnya (yakni dengan melakukan tiga metode <em>IQRA</em>) dan tentunya juga dengan melakukan penyucian jiwa yang benar sebagai fase awal terjadinya perubahan, fase awal terjadinya kebangkitan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum (suatu bangsa) kecuali jika mereka mau merubah keadaan jiwanya sendiri.” <strong>(QS. Ar-Ra’du: 11)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jiwa-jiwa bangsa ini yang mati dapat dihidupkan kembali dengan penyucian jiwa dan meode <em>IQRA </em>yang benar, sehingga pada akhirnya bangsa ini, bangsa Indonesia akan kembali menemukan jatidirinya yang sejati sebagai pemenang dan pemimpin dari peradaban dunia ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lantas yang menjadi pertanyaannya adalah, penyucian jiwa dan metode <em>IQRA </em>seperti apa yang seyogyanya dilakukan oleh setiap individu bangsa ini?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jiwa (<em>ruuh</em>) sebagai bagian dari konsep <em>IQRA </em>(yakni pikiran, perasaan dan jiwa) sebenarnya dalam aplikasinya ia tidaklah bisa berdiri sendiri, melainkan harus bekerja beriringan berirama, selaras dan seimbang dengan yang lainnya secara bersama-sama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Kemudian, bagaimana bentuk aplikasi nyata dari metode <em>IQRA</em></span><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"> </span></em><span style="font-size:13pt;">tersebut?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan melakukan metode <em>IQRA </em>yang ketiga, yakni mengenali, memahami dan memaksimalkan potensi realitas quantum diri kita yang terdiri atas pikiran, perasaan dan jiwa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bagaimana caranya?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Caranya adalah kita harus mengetahui nutrisi apa yang tepat yang seharusnya kita berikan kepada tiga komponen diri kita dan selanjutnya mengetahui bagaimana melakukan menajemen yang tepat pada ketiganya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sederhananya adalah sebagai berikut,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada level “PIKIRAN”, bentuknya adalah <em>Positive Thinking </em>dan <em>Outcome Setting, </em>yakni senantiasa BERPIKIR POSITIF dalam setiap hal apapun kepada Allah swt (selalu berprasangka baik, bukan berprasangka buruk) dan senantiasa menetapkan NIAT karena Allah di dalam setiap hal apapun yang akan kita lakukan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Aku adalah sebagaimana prasangka hamba-Ku tentang Aku, maka seyogyanya ia memiliki prasangka yang baik tentang Aku.” <strong>(Hadits Qudsi)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Setiap perbuatan itu tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” <strong>(Hadits Nabi Muhammad saw)</strong></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN">“Barangsiapa membaikkan niatnya, maka Allah akan menjadikan baik lahiriyahnya<strong>.</strong>” <strong>(Ali bin Abi Thalib ra)</strong></span></em><strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selanjutnya, pada level “PERASAAN” bentuknya adalah <em>Positive Feeling </em>dan <em>Outcome Praying, </em>yakni senantiasa memiliki perasaan yang positif (yakni IKHLAS dan YAKIN) serta senantiasa BERDOA untuk hal apapun yang diinginkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Allah tidak mengabulkan doa dari qalbu (perasaan) yang lalai (lengah) dan ragu.” <strong>(Hadits Nabi Muhammad saw)</strong></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Berdoalah kepada Allah dan yakinlah doa kalian dikabulkan.” </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">(Hadits Nabi Muhammad saw)</span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Seandainya Anak Adam mempunyai sebutir <strong>keyakinan</strong>, maka dia pasti </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">bisa berjalan di atas air.” <strong>(Hadits Nabi Isa as)</strong></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan terakhir, pada level “JIWA” bentuknya adalah <em>Positive Soul </em>dan <em>Outcome Surrender, </em>yakni senantiasa memiliki jiwa yang SABAR dan BERSYUKUR serta senantiasa PASRAH dalam segala hal setelah berusaha secara maksimal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sehingga jika disimpulkan secara keseluruhan, berikut adalah poin-poin penting yang senantiasa harus dilakukan dan dijadikan kebiasaan oleh setiap pribadi dalam lingkup bangsa Indonesia dan negeri Indonesia, mulai dari kalangan individu yang paling kecil hingga ke kalangan individu yang paling besar. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berikut adalah Rahasianya yang berhasil kita ungkap dari Falsafah IQRA, Rahasia yang akan menjadikan negeri ini yang akan menjadikan bangsa ini menjadi BANGSA ATLANTIS yang akan kembali memimpin peradaban dunia :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>1.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">Senantiasa BERPIKIR POSITIF (BERPRASANGKA BAIK).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bangsa ini haruslah selalu “berpikir positif” dan “berprasangka baik” dalam segala hal apapun, baik terhadap dirinya sendiri, maupun terhadap keluarganya, lingkungannya, masyarakatnya, pemimpinnya, bangsanya dan negerinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>2.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">NIAT yang baik.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam melakukan hal apapun, baik hal yang kecil ataupun yang besar, bangsa ini haruslah senantiasa me-NIAT-kannya untuk sesuatu hal yang baik, sesuatu hal yang akan mengundang rahmat dan ridho Allah swt.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>3.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">IKHLAS dan YAKIN.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam kesehariannya, bangsa ini harus selalu membiasakan budaya IKHLAS dalam segala hal, ikhlas untuk dirinya sendiri, ikhlas untuk keluarga dan orang-orang yang dicintainya, ikhlas untuk masyarakat yang ada di sekelilingnya, ikhlas untuk bangsanya serta iklas untuk negerinya yang ujung-ujungnya IKHLAS atas dasar karena Allah swt semata.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Selain itu, bangsa ini pun harus selalu YAKIN dalam melakukan segala hal, ia harus selalu meras OPTIMIS bahwa ia BISA bahwa ia MAMPU untuk melakukannya. Bangsa ini harus selalu merasa YAKIN terhadap kemampuan dirinya, YAKIN terhadap kemampuan orang lain di sekitarnya, YAKIN terhadap kemampuan pemimpinnya, YAKIN terhadap kemampuan bangsanya dan YAKIN terhadap kemampuan negerinya serta YAKIN bahwa Allah senantiasa bersamanya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>4.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">SABAR dan SYUKUR.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Bangsa ini harus mulai membiasakan diri untuk selalu BERSABAR dan BERYUKUR.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Artinya, jika sedang dilanda maslaah atau musibah, maka ia akan BERSABAR, dan jika sedang mendapatkan kebakan, kesenangan, kebahagiaan dan kesuksesan maka ia senantiasa BERSYUKUR.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">BERSABAR untuk tidak BERPUTUS ASA, BERSABAR untuk senantiasa TIDAK MENGELUH kepada siapapun dan dalam hal apapun.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">BERSYUKUR atas apa yang telah dimilikinya serta BERSYUKUR dengan senantiasa BERBAGI terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:13pt;"><span>5.<span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">PASRAH</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Langkah akhir yang harus dilakukan bangsa ini setelah melakukan 4 (empat) hal di atas adalah MEMPASRAHKAN semuanya kepada Allah swt dengan sebuah harapan yang positif, harapan yang lebih baik dan lebih baik dari waktu ke waktu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Demikianlah kiranya pembahasan dan pemikiran kami mengenai “Falsafah IQRA untuk Kebangkitan Bangsa dan Negeriku”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Mohon maaf kepada semua pihak apabila ada kata-kata yang tidak berkenan karena pada hakikatnya kita adalah makhluk yang lemah yang tidak pernah luput dari kesalahan, maka dari itu janganlah segan untuk MEMINTA MAAF dan janganlah segan untuk MEMBERI MAAF.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">JAYALAH BANGSAKU! </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">JAYALAH NEGERIKU!</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Salam, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Manajemen IQRA.</span></span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manajemeniqra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manajemeniqra.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=21&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/07/falsafah-iqra-untuk-kebangkitan-negeriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/178d791e41ac514fe604274dd09cc00b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">manajemeniqra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://atlan.org/images/book/0976955008.thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Atlantis Indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengungkap Rahasia IQRA (1)</title>
		<link>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/05/mengungkap-rahasia-iqra-1/</link>
		<comments>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/05/mengungkap-rahasia-iqra-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 23:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manajemeniqra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin Jumat]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[iqra]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[qalam]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[the secret]]></category>
		<category><![CDATA[thelaw of attraction]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manajemeniqra.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Mengungkap Rahasia IQRA - Bagian Pertama -   IQRA (bacalah) dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari alaq. IQRA (bacalah) dan Tuhanmulah yang Maha Akram. Yang mengajar dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-Alaq: 1-5)   IQRA adalah kata perintah pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=6&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Mengungkap Rahasia IQRA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">- Bagian Pertama -</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:red;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
</div>
<p><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">IQRA (bacalah) dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari alaq. IQRA (bacalah) dan Tuhanmulah yang Maha Akram. Yang mengajar dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. <strong>(QS. Al-Alaq: 1-5)</strong></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">adalah kata perintah pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad saw ketika menerima wahyu yang pertama. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">IQRA</span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">,<em> </em>sebuah kata yang terdengar begitu biasa, namun dibalik kata yang biasa itu, ternyata tersimpan sebuah perintah yang sedemikian penting dan sedemikian luar biasa pengaruhnya terhadap eksistensi dan perkembangan peradaban umat manusia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">“IQRA (bacalah)”</span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">,<em> </em>kata Jibril. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan hati bergetar dan pikiran yang saat itu tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, Muhammad lantas menjawab, <em>“Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)” </em>dan seketika itu pula Muhammad langsung merasakan ada rasa dingin yang begitu tajam menusuk dan menjalar di sekujur tubuhnya.<em> </em></span></span></p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">“IQRA (bacalah)”</span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">,<em> </em>Jibril kembali mengulangi kata-katanya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan Muhammad pun kembali menjawab dengan lirih, <em>“Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)”</em>. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lantas Jibril memeluknya, kemudian melepaskannya seraya mengatakan kalimat yang sama, <em>“IQRA (bacalah)”.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan lagi-lagi Muhammad hanya bisa menjawab, <em>“Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)”</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Apa yang sesungguhnya terjadi saat itu dan apa pula yang harus dibaca oleh Nabi Muhammad saw? Apakah wahyu yang muncul saat itu seperti layaknya tulisan yang terdapat dalam sebuah lembaran kertas? Ataukah wahyu yang ada saat itu bagaikan tulisan yang muncul dalam sebuah layar komputer? Lantas bagaimana bentuknya? Bukankah saat itu Al-Quran sama sekali belum benar-benar diturunkan?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Sungguh ini merupakan sebuah perintah yang mengherankan dan membingungkan yang ditujukan justru kepada seseorang yang tidak pernah membaca suatu tulisan apapun sebelumnya, seseorang yang bahkan tidak tahu apa itu menulis dan apa itu membaca.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lalu apa makna sebenarnya yang hendak disampaikan dari pembacaan perintah <em>“IQRA” </em>tersebut? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Saudara, mari kita bertafakur sejenak untuk merenungi dan mengkaji kembali arti dan makna penting dari perintah <em>“IQRA” <span> </span></em>tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Kata <em>“IQRA” </em>merupakan bentuk <em>fi’il amar </em>(kalimat perintah) yang artinya: <em>“bacalah”. </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Kata <em>“IQRA” </em>secara harfiah berasal dari kata <em>qara’a </em>yang memiliki arti “<em>menghimpun</em>”. Seseorang dikatakan menghimpun, apabila ia mampu merangkaikan huruf demi huruf, kata demi kata serta kalimat demi kalimat dan kemudian mengucapkannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Inilah yang disebut oleh Al-Quran sebagai <em>qara’tahu qiratan. </em>Arti asal kata ini menunjukkan bahwa kata <em>“IQRA” </em>yang diterjemahkan sebagai “<em>bacalah</em>”, sebenarnya tidaklah mengharuskan adanya suatu teks tertulis yang dibaca dan tidak pula harus diucapkan sehingga terdengar oleh orang lain. Dan karena kita tidak menemukan penjelasan tentang adanya objek dari perintah membaca dalam redaksi wahyu pertama <em>“IQRA”, </em>maka sudah tentu pasti Anda akan menjumpai beraneka ragam arti dan makna dari kata <em>“IQRA”</em>, yakni diantaranya: membaca, menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri-cirinya, dan lain sebagainya, yang kesemuanya dapat dikembalikan kepada arti dan makna sebenarnya dari kata <em>“IQRA” </em>yang secara harfiah berasal dari kata <em>qara’a </em>yang berarti “<em>menghimpun</em>”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Inilah tafsir yang sebenarnya dari perintah <em>“IQRA”</em>, wahyu pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad saw melalui perantara Malaikat Jibril di Gua Hira, yang eksistensinya perlu disadari bahwa ia tidaklah hanya ditujukan kepada pribadi Nabi Muhammad saw semata, namun juga ditujukan kepada setiap pribadi manusia. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Karena pada hakikatnya, dibalik perintah <em>“IQRA” </em>ternyata tersimpan sebuah rahasia yang maha dahsyat, sebuah kunci pembuka perbendaharaan langit dan bumi, sebuah kunci perbendaharaan dunia dan akhirat yang hanya diketahui oleh Allah swt semata.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kepunyaan-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi.” <strong>(QS. Asy-Syuuraa: 12)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Atau bahkan tidak menutup kemungkinan pula jika sekiranya Allah menghendaki, kunci tersebut juga diketahui oleh Nabi Muhammad saw untuk kemudian disampaikan kepada umatnya sebagai sebuah risalah kehidupan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidaklah memahami.” <strong>(QS. Al-Munaafiqun: 7)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan demikian, Allah pun menegaskan bahwa kita sebagai umat Nabi Muhammad saw juga diberikan isyarat untuk mampu memahami, menghimpun atau mengumpulkan huruf-huruf atau tanda-tanda Ilahi yang terdapat pada kata <em>“IQRA” </em>untuk kemudian disusun dan dirangkai menjadi sebuah kalimat berharga yang mampu mengungkap rahasia perbendaharaan langit dan bumi serta rahasia perbendaharaan dunia dan akhirat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Lantas, isyarat apa yang hendak Allah berikan kepada kita dengan diturunkannya perintah <em>“IQRA” </em>sebagai wahyu pertama?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">RAHASIA “IQRA”</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Jadi yang dimaksud dengan perintah <em>“IQRA” </em>bukanlah sekedar “membaca” dalam arti menggoyang lidah untuk melantunkan huruf demi huruf, kata demi kata dan kalimat demi kalimat, namun perintah <em>“IQRA” </em>secara luas justru mengandung tiga pengertian dasar. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Pertama, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">yaitu membaca ayat-ayat Allah (tanda-tanda Ilahi) yang tertulis dalam Al-Quran; <em>kedua, </em>yaitu membaca ayat-ayat Allah (tanda-tanda Ialhi) yang tercipta dan terdapat di alam semesta; dan yang <em>ketiga, </em>membaca ayat-ayat Allah (tanda-tanda Ilahi) yang terdapat pada diri pribadi setiap manusia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar.” <strong>(QS. Fushilat: 53)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Kata <em>“IQRA” </em>sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perintah <em>“IQRA”</em>, pada dasarnya merupakan himpunan dari huruf <em>Aliif – Qaaf – Raa – Aliif, </em>yang jika diringkas merupakan himpunan ketiga huruf <em>Aliif, Qaaf </em>dan <em>Raa.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada huruf-huruf tersebut seakan-akan ada isyarat dan hakikat yang perlu kita pahami sehingga pada akhirnya kita akan mampu mengungkap rahasia yang tersimpan dibalik perintah <em>“IQRA”.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Rahasia tersebut baru akan benar-benar terungkap jika saja kita mampu menghimpun rangkaian huruf demi huruf yang menyusun kata <em>“IQRA” </em>secara sempurna ke dalam tiga pengertian dasar perintah <em>“IQRA” </em>itu sendiri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Pertama, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">rangkaian huruf <em>Aliif, Qaaf </em>dan <em>Raa </em>yang menyusun kata <em>“IQRA”</em> dalam konteks pengertian membaca ayat-ayat Allah yang tertulis di dalam Al-Quran, maka ia dapat diartikan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Aliif </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>Allah</em>”. </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Qaaf </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>Quran</em>”.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>Rahmat</em>”</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam konteks ini, kata <em>“IQRA” </em>diartikan bahwa Allah swt menurunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad saw untuk menjadi rahmat bagi alam semesta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:13pt;color:blue;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan tiadalah Kami mengutus kamu melainkan sebagai rahmat bagi alam semesta.” <strong>(QS. Al-Anbiya: 107)</strong> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Kedua, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">rangkaian huruf <em>Aliif, Qaaf </em>dan <em>Raa </em>yang menyusun kata <em>“IQRA”</em> dalam konteks pengertian membaca ayat-ayat Allah yang terdapat dan tercipta di alam semesta, maka ia dapat diartikan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Aliif </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>alamin</em>” (alam semesta)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Qaaf </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>qalam</em>” (gejala alam)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>ra’a</em>” (membaca dengan mata)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam konteks ini, kata <em>“IQRA” </em>diartikan bahwa alam semesta merupakan <em>al-qalam </em>(tanda-tanda) yang dianugerahkan Allah untuk dipahami secara visual (dibaca dengan mata) oleh manusia untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar sebuah ilmu pengetahuan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Nah<em>, al-qalam </em>yang dimaksud disini janganlah diartikan sebagai “pena”, melainkan sebagai “<em>gejala alam</em>” yang terdapat di sekeliling kita, karena pada hakikatnya alam merupakan kamus budaya manusia. Padanya sangat banyak sekali terdapat <em>al-qalam </em>yang mengakibatkan manusia memiliki pengetahuan darinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada tumbuhan rambat misalnya, terdapat spiral seperti per baja yang dibuat manusia sekarang ini. Atau bentuk baling-baling, telah lengkap ada pada buah pohon mahoni. Atau bentuk ceret (tempat air), telah ada pada bunga ceret. Begitu juga kantong, telah ada pada hewan kanguru. Kemudian terbang memakai radar, sudah dilakukan oleh kelelawar. Atau memancarkan dan menangkap gelombang telah digunakan oleh ngengat pada musim kawinnya. Atau mendeteksi dengan infra merah, telah dilakukan oleh ular derik berlian, dan masih banyak lagi <em>al-qalam </em>lainnya yang terdapat di alam ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan yang <em>ketiga, </em>rangkaian huruf <em>Aliif, Qaaf </em>dan <em>Raa </em>yang menyusun kata <em>“IQRA”</em> dalam konteks pengertian membaca ayat-ayat Allah yang terdapat pada diri pribadi setiap manusia, maka ia dapat diartikan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Aliif </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>aqlu</em>” (pikiran).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Qaaf </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>qalbu</em>” (perasaan).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Raa </span></em></strong><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN">= “<em>ruuh</em>” (jiwa).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">Nah, </span></em><span style="font-size:13pt;" lang="IN">dalam konteks ini, kata <em>“IQRA” </em>ditafsirkan sebagai sebuah sistem yang terdapat di dalam setiap diri pribadi manusia yang harus bekerja secara bersinergi, selaras dan seimbang. Ketiga komponen inilah (yakni pikiran, perasaan dan jiwa) yang disebut oleh sains modern sebagai <em>realitas quantum</em> diri manusia, sebuah realitas yang tidak kasat mata, namun menyimpan sebuah kekuatan dahsyat yang keberadaannya mampu merubah nasib manusia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Demikianlah sekilas kajian tentang perintah <em>“IQRA”, </em>sebuah perintah Allah yang paling penting yang diberikan kepada umat manusia, karena pada hakikatnya, dengan <em>“IQRA” </em>manusia mampu mencapai tataran derajat manusia yang sempurna dan menyempurnakan (<em>kamil mukamil</em>). </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;">Nantikan bahasan lengkap yang lebih menarik tentang <strong>“Mengungkap Rahasia IQRA” </strong>di edisi buletin jumat berikutnya. ***</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:13pt;" lang="IN"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manajemeniqra.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manajemeniqra.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manajemeniqra.wordpress.com&amp;blog=6414637&amp;post=6&amp;subd=manajemeniqra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manajemeniqra.wordpress.com/2009/02/05/mengungkap-rahasia-iqra-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/178d791e41ac514fe604274dd09cc00b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">manajemeniqra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
